Tips Agar Tahu Perbedaan Pernis dan Plitur

3208

Bagi yang awam terhadap dunia finishing atau perkayuan pasti sangat kesulitan ketika harus tahu perbedaan pernis dan plitur sebab keduanya sama-sama memiliki tampilan natural kayu.

Finishing merupakan tahapan akhir yang dibutuhkan furniture atau perabotan kayu lainnya untuk mendapatkan hasil warna yang maksimal. Tampilan kayu yang sering digunakan untuk produksi di Indonesia diantaranya adalah warna natural kayu. Ketika berhadapan dengan finishing dengan tampilan natural kayu, cat kayu yang sering digunakan adalah pernis atau plitur

Bagi orang awam seperti DIY atau new user pasti belum dapat mengetahui perbedaan pernis dan plitur. Hal ini akan sering Anda jumpai ketika ke toko cat, jika Anda bertanya cat untuk mendapatkan tampilan natural kayu spontan penjual akan menjawab plitur atau pernis. Sebelum membeli langsung ke tokocat atau bangunan, agar tahu perbedaan keduanya perhatikan penjelasan berikut.

Cara Mudah Mengetahui Perbedaan Pernis dan Plitur

Advertisement

Perbedaan pernis dan plitur mungkin sedikit menyulitkan karena keduanya sama-sama memiliki tampilan natural kayu. Lalu apakah keduanya memiliki fungsi yang sama? Pada umumnya cat kayu tersebut sering digunakan oleh industri kecil, pengrajin atau sekedar penghobi kayu karena lebih mudah digunakan dan tidak terlalu mahal sehingga membuat biaya produksi tetap stabil. Agar tidak bingung ketika mencari tampilan natural kayu ke toko cat atau bangunan, berikut penjelasan pernis dan plitur yang perlu Anda perhatikan.

Pernis seringkali digunakan untuk furniture interior karena cenderung tidak kuat terhadap paparan sinar matahari ataupun guyuran hujan setiap saat. Cat kayu jenis ini memiliki tampilan yang lebih keras dan cenderung berwarna transparan atau bening. Pernis terbuat dari campuran drying oil, resin dan solvent. Sedangkan plitur merupakan cat kayu yang terbuat dari resin alami. Resin ini bisa didapatkan dari serangga yang hanya dapat dijumpai di India atau Thailand. Mungkin diantara kita tidak asing dengan serlak India, ya serlak ini lah yang dimaksud dengan plitur. Pada umumnya, plitur berbentuk serpihan tipis berwarna keeamasan atau tembaga dan dilarutkan menggunakan ethanol atau spiritus. Kedua jenis cat kayu ini merupakan jenis cat solvent based karena memiliki kandungan resin yang sangat tinggi.

Jika Anda memiliki pasaran internasional atau menginginkan cat yang jauh lebih aman, disarankan untuk tidak menggunakan jenis cat kayu ini. Sebab cat kayu ini sangat berbahaya bagi kesehatan dan lingkungan. Yang menyebabkan cat kayu ini berbahaya karena kandungan VOC-nya yang sangat tinggi. Volatile Organic Compound (VOC) merupakan senyawa orabik beracun yang sangat mudah menguap di udara. Kandungan VOC dalam cat ini tidak akan membahayakan jika memiliki kadar yang sangat rendah.

Salah satu cat kayu pengganti pernis atau plitur solvent based dengan kandungan VOC yang rendah adalah Biovarnish. Perbedaan pernis dan plitur dengan Biovarnish ini sangat jelas yaitu dari bahan yang digunakan. Biovarnish merupakan cat kayu yang terbuat dari water based acrylic yang lebih ramah lingkungan. selain itu, bahan-bahan yang digunakan telah disesuaikan dengan standarisasi keamanan internasional seperti US EPA dan ECHA.

Demikian informasi singkat mengenai perbedaan pernis dan plitur. Agar lebih aman, pastikan Anda menggunakan pernis atau plitur yang menggunakan bahan water based. Jika ingin mendapatkan informasi atau pemesanan Biovarnish, silahkan menghubungi kontak berikut via phone maupun WhatsApp  ke no. 0879 3934 6433 atau 0822 2026 5056

 

 

Advertisement

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here